Bukan Hanya ASN, SSJ di Tomoni Timur Juga Diminati Warga

oleh -437 Dilihat
oleh
Bukan Hanya ASN, SSJ di Tomoni Timur Juga Diminati Warga
Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur terus mempertahankan rutinitas Sabtu Sehat Juara (SSJ), seperti pada Sabtu (06/12/2025), warga kembali memadati halaman Kantor Camat Tomoni Timur untuk mengikuti senam bersama.

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur terus mempertahankan rutinitas Sabtu Sehat Juara (SSJ), seperti pada Sabtu (06/12/2025), warga kembali memadati halaman Kantor Camat Tomoni Timur untuk mengikuti senam bersama.

Kegiatan diawali dengan jalan santai mengelilingi area sekitar kantor kecamatan kemudian dilanjutkan rangkaian agenda dengan mengikuti Senam Sehat Juara yang dipandu instruktur.

Kehadiran warga yang konsisten menjadi bukti bahwa kegiatan ini telah menjadi bagian dari budaya hidup sehat masyarakat setempat.

Baca Juga:  Hidupkan UMKM, Program SSJ Lutim Diapresiasi Warga Mangkutana

Camat Tomoni Timur, Yulius, mengatakan, pelaksanaan SSJ merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bahri Syam, dan Wakil Bupati, Hj. Puspawati Hüsler.

“Karena itu, kegiatan ini tidak pernah absen dari agenda kecamatan. Ini adalah instruksi langsung dari pimpinan daerah, jadi tidak ada alasan untuk tidak menjalankannya,” kata Yulius.

Yulius menambahkan, kehadiran ASN dalam kegiatan tersebut dipantau melalui aplikasi absensi yang telah disiapkan pemerintah daerah, untuk memastikan kedisiplinan sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam program peningkatan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Program SSJ di Lutim Semakin Diminati Warga

Selain ASN, antusiasme warga juga menjadi elemen penting dalam keberlangsungan SSJ, banyak warga yang secara sukarela datang untuk bergabung melakukan aktivitas fisik bersama pegawai kecamatan.

“Saya sangat mengapresiasi warga yang masih antusias bergabung bersama ASN setiap Sabtu, selama cuaca mendukung,” katanya.

Yulius menilai bahwa kegiatan SSJ membawa dampak positif, tidak hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara masyarakat dan pemerintah.

“Interaksi langsung di ruang publik memberi ruang komunikasi yang lebih cair dan konstruktif,” ujarnya.

Yulius berharap, antusiasme ini dapat terus terjaga dan menekankan pola hidup sehat harus menjadi kebiasaan masyarakat. “Harapan kami, kegiatan ini tidak sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup sehat warga Tomoni Timur,” tandasnya. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.