Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Pemkab Lutim Gelar Rakor

oleh -209 Dilihat
oleh
Deteksi Dini Gangguan Kamtibmas, Pemkab Lutim Gelar Rakor
Deteksi dini potensi gangguan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Tomoni Timur, pemerintah Kecamatan Tomoni Timur menggelar Rapat Kordinasi (Rakor), Kamis (22/10/2026) bersama seluruh stake holder.

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Deteksi dini potensi gangguan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Tomoni Timur, pemerintah Kecamatan Tomoni Timur menggelar Rapat Kordinasi (Rakor), Kamis (22/10/2026) bersama seluruh stake holder.

“Pertemuan ini menjadi forum untuk mengidentifikasi potensi gangguan keamanan, memetakan persoalan sosial, serta merumuskan langkah pencegahan dan penanganan secara terpadu,” kata Camat Tomoni Timur, Yulianus dalam paparannya.

Yulianus mengingatkan, situasi wilayah yang selama ini terlihat aman tidak boleh membuat seluruh pihak lengah.

“Mungkin kita lihat selama ini Tomoni Timur aman-aman saja, tetapi kita tidak tahu kondisi di lapangan, sehingga butuh deteksi dan kewaspadaan dini serta kekompakan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Kemajemukan masyarakat Tomoni Timur, kata Yulianus, merupakan potensi positif yang dapat memperkuat persatuan, mempererat persaudaraan, dan menciptakan kehidupan sosial yang harmonis apabila dikelola dengan baik.

“Sebaliknya, tanpa komunikasi, toleransi, dan sikap saling menghormati, perbedaan berpotensi memicu kesalahpahaman hingga konflik sosial. Karena itu, menjaga Kamtibmas bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi dengan Pemkab, Polres Lutim Luncurkan Garda Kamtibmas

Sementara itu, Danpos Tomoni Timur, Peltu. Arianto, mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada guru di sekolah.

“Orang tua berperan penting dalam membentuk moral, akhlak, kedisiplinan, dan perilaku anak di lingkungan keluarga, sedangkan guru membantu mengembangkan pengetahuan serta kecerdasan melalui proses pembelajaran,” kata Arianto.

Senada dengan itu, Kapolsek Tomoni Timur, Ipda. Jefir Alang Ramba, memberikan peringatan kepada orang tua mengenai keselamatan pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk pergi ke sekolah.

“Kita minta orang tua memastikan anak yang berkendara selalu menggunakan helm, tentu bagi yang sudah memenuhi syarat berkendara, untuk melindungi kepala dari benturan apabila terjadi kecelakaan atau terjatuh,” kata Jefir.

Selain persoalan keselamatan pelajar, perlindungan anak, dan pencegahan perundungan, koordinasi juga diarahkan pada penguatan kerukunan antar warga dan pencegahan konflik sosial.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kecamatan Tomoni Timur berharap terbangun komitmen bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.