Peringati Hari Jadi, Pemkab Lutim Harap Pramuka Berkarakter dan Berintegritas

oleh -220 Dilihat
oleh
Peringati Hari Jadi, Pemkab Lutim Harap Pramuka Berkarakter dan Berintegritas
Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII tahun 2026 dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, digelar di Lapangan Batara Guru, Kecamatan Tomoni Timur, Jumat (14/08/2026).

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus Jambore Nasional ke-XII tahun 2026 dengan tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”, digelar di Lapangan Batara Guru, Kecamatan Tomoni Timur, Jumat (14/08/2026).

Tema tersebut menegaskan komitmen Gerakan Pramuka untuk mengambil bagian dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional.

Dalam sambutan yang dibacakan Camat Tomoni Timur, Yulius, Ketua Kwarnas menekankan bahwa swasembada pangan tidak sekadar berbicara mengenai aktivitas bercocok tanam.

“Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya,” kata Yulius dalam amanatnya.

Gerakan Pramuka, lanjutnya, terus berupaya menumbuhkan budaya produktif dan kecintaan generasi muda terhadap pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, serta lingkungan. Pramuka juga didorong untuk mengenal teknologi tepat guna dan membangun semangat kewirausahaan sejak usia muda.

Pendidikan kepramukaan kini tidak cukup berhenti pada konsep learning by doing atau belajar melalui pengalaman. Gerakan Pramuka diarahkan berkembang menjadi learning, creating, and solving — belajar, mencipta, sekaligus menyelesaikan persoalan nyata.

Di tengah perubahan dunia yang berlangsung cepat, generasi muda menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perubahan iklim, perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), dinamika geopolitik, persoalan ketahanan pangan dan energi, hingga berbagai persoalan sosial menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Selain itu, generasi muda juga berhadapan dengan ancaman penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, perjudian daring, serta menurunnya kepedulian sosial.

“Dalam kondisi tersebut, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga karakter,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Lutim Siapkan Sanksi Tegas ke Pegawai yang Keluar Saat Jam Kerja

Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka menjadi landasan dalam membangun karakter, etika, gotong royong, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.

Karena itu, setiap anggota Pramuka diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga memiliki wawasan, keterampilan, kedisiplinan, keberanian mencoba, serta gagasan yang dapat dikembangkan di gugus depan, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Gerakan Pramuka dipandang memiliki posisi penting dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Generasi yang diharapkan lahir dari pendidikan kepramukaan adalah generasi yang berkarakter, terampil, mandiri, produktif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” jelasnya.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 diharapkan menjadi momentum untuk memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi bangsa dan negara.

Gerakan Pramuka akan terus menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter bangsa, sekaligus ruang pendidikan bagi lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tidak pernah padam. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.