Sidak BKPSDM, Bupati Luwu Timur Perintahkan Tindak Tegas ASN Indisipliner

oleh -84 Dilihat
oleh
Sidak BKPSDM, Bupati Luwu Timur Perintahkan Tindak Tegas ASN Indisipliner
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa disiplin aparatur sipil negara (ASN) merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan pelayanan publik yang berkualitas.

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa disiplin aparatur sipil negara (ASN) merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan pelayanan publik yang berkualitas.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Selasa (28/07/2026).

Dalam kesempatan itu, Irwan meninjau langsung tingkat kehadiran pegawai sekaligus mengevaluasi komitmen ASN dalam mengikuti berbagai agenda resmi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Bupati, setiap ASN memiliki kewajiban untuk hadir dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan pemerintah daerah yang telah ditetapkan.

Ia menilai, ketidakhadiran tanpa alasan yang sah merupakan pelanggaran disiplin yang tidak dapat ditoleransi karena berdampak pada budaya kerja dan kinerja organisasi.

“Saya meminta BKPSDM untuk mendata ASN yang tidak hadir tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan sanksi secara tegas. Disiplin ASN harus ditegakkan agar menjadi contoh bagi seluruh aparatur,” tegas Irwan.

Baca Juga:  Direktur RSUD I Lagaligo Sidak RS Atue, Tinjau Sejumlah Fasilitas

Irwan menambahkan, kehadiran dalam setiap agenda pemerintah daerah bukan sekadar memenuhi daftar hadir, tetapi merupakan wujud tanggung jawab, loyalitas, dan komitmen ASN dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Karena itu, Bupati menginstruksikan BKPSDM agar memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai, termasuk melakukan evaluasi terhadap ASN yang berulang kali tidak mengikuti kegiatan resmi pemerintah daerah tanpa keterangan yang jelas.

Menurutnya, penegakan disiplin harus dilakukan secara konsisten dan adil agar menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah.

Terakhir, Bupati Irwan menegaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tidak akan mentoleransi pelanggaran disiplin yang dapat menghambat efektivitas pelaksanaan program pemerintah.

“Saya berharap seluruh ASN mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” tegas Irwan.

Melalui langkah tersebut, Bupati berharap budaya disiplin di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur semakin kuat sehingga pelaksanaan program pembangunan berjalan optimal, pelayanan publik semakin berkualitas, serta terwujud pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.