Ikuti Desk IGA, RSUD I Lagaligo Dorong 7 Inovasi Unggulan

oleh -282 Dilihat
oleh
Ikuti Desk IGA, RSUD I Lagaligo Dorong 7 Inovasi Unggulan
Sebanyak 7 inovasi dari para inovator RSUD I Lagaligo mengikuti desk evaluasi kelengkapan dokumen inovasi daerah dalam rangka Innovative Government Award (IGA) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Komitmen untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif kembali ditunjukkan oleh RSUD I Lagaligo.

Sebanyak 7 inovasi dari para inovator RSUD I Lagaligo mengikuti desk evaluasi kelengkapan dokumen inovasi daerah dalam rangka Innovative Government Award (IGA) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kegiatan desk evaluasi kelengkapan dokumen dilaksanakan di Bapperida Kabupaten Luwu Timur, Selasa (21/07/2026) dengan menghadirkan sejumlah inovator.

Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan, Sp. PK, mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk memastikan kelengkapan administrasi dan kualitas inovasi yang diusulkan.

Baca Juga:  Gelar Presentasi Inovasi Unit Kerja, RSUD I Lagaligo Tatap Lomba Inovasi Daerah

“Diharapkan seluruh inovasi yang diajukan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, serta mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di tingkat nasional,” kata dr. Irfan.

Adapun inovator yang dihadirkan yakni, Andi Muhammad Ilyas, SKM, dengan inovasi Layanan Antar Pasien Pulang Pasca Rawat Inap (Armada Sehat), ⁠Bd. Suryani Mansjur, Amd.Keb, dengan inovasi Layanan Inisiasi Menyusui Dini Pada Pasien Nifas (Tirai Biru).

Selanjutnya, ⁠Brandon Azaria Sanati, S.Kep.,Ns, dengan inovasi Layanan Sistem Peringatan Dini Pada Pasien Rawat Inap (Kalkulator EWS), ⁠Sudarman Usman, S.Kep.,Ns, dengan inovasi Sistem Informasi Monitoring Plebitis Elektronik PIVAS (Simpel Pivas).

Lalu, ⁠Ns. Sartikasari, S.Kep., M.Kep, dengan inovasi Sentuhan Empati Habis Rawat Inap Aman, Terkontrol dan Informatif (Sehati), ⁠Kiki Andriani, Amd.Keb, dengan inovasi Sistem Inovatif Skrining Resiko Kehamilan (Sisiran) dan ⁠Admansyah Bambang, S.Kom, dengan inovasi LLM Based Dokumen Klasifikator (LDK). (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.