Dinkes Luwu Timur Ajak Masyarakat Terapkan PHBS untuk Cegah Berbagai Penyakit

oleh -254 Dilihat
oleh
Dinkes Luwu Timur Ajak Masyarakat Terapkan PHBS untuk Cegah Berbagai Penyakit
Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Timur, mendorong seluruh masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Timur, mendorong seluruh masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Melalui penerapan PHBS, diharapkan berbagai penyakit menular maupun penyakit tidak menular dapat dicegah dan mebuat lingkungan menjadi lebih bersih, produktivitas meningkat, dan biaya pengobatan dapat ditekan.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, M.Tr.Adm.Kes, mengatakan, masih banyak penyakit yang sebenarnya dapat dicegah hanya dengan menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Misalnya diare, infeksi saluran pernapasan, demam berdarah, penyakit kulit, hingga penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung yang berkaitan dengan pola hidup,” kata dr. Helmy Kahar.

Selain itu, kata dr. Helmy, PHBS juga dapat membantu masyarakat untuk menurunkan risiko penyakit menular maupun tidak menular, meningkatkan daya tahan tubuh, menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

“Hal ini semua tentu berdampak pada upaya menghemat biaya pengobatan, meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas,” katanya.

Baca Juga:  Dinkes Lutim Gelar Pelatihan Pemahaman Sanitasi dan Higienitas Rumah Tangga

Adapun contoh penerapan PHBS sehari-hari, lanjut Helmy, seperti mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah memegang hewan, atau setelah beraktivitas di luar rumah.

“Juga menggunakan jamban sehat yang memenuhi syarat kesehatan, dapat membantu mencegah pencemaran lingkungan dan penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” ujarnya.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air yang aman dan cukup, melakukan aktivitas fisik secara rutin minimal 150 menit per-minggu, tidak merokok, dan menjaga kebersihan lingkungan, merupakan penerapan PHBS.

“Melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), memantau pertumbuhan balita secara berkala, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan, juga bagian daari penerapan PHBS,” urainya.

Mewujudkan masyarakat yang sehat, lanjut Helmy, tidak harus dimulai dengan langkah besar. “Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi kesehatan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” lanjutnya.

“Mari jadikan PHBS sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hidup bersih dan sehat, kita turut membangun keluarga yang sehat, masyarakat yang kuat, dan Indonesia yang lebih produktif,” tutupnya. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.