Bupati Lutim Keluarkan SE Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah

oleh -266 Dilihat
oleh
Bupati Lutim Keluarkan SE Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mendorong keterlibatan lebih besar para ayah dalam proses pendidikan anak. Hal itu ditandai melalui Gerakan Ayah Mengambil Raport Anak ke Sekolah (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas).

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mendorong keterlibatan lebih besar para ayah dalam proses pendidikan anak.

Hal itu ditandai melalui Gerakan Ayah Mengambil Raport Anak ke Sekolah (Gemar) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (Gamas).

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Luwu Timur nomor 400.13/149/VI/2026 yang ditetapkan pada tanggal 22 Juni 2026.

Surat edaran itu ditujukan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala satuan pendidikan, dan camat se-Kabupaten Luwu Timur sebagai tindak lanjut program yang digagas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menilai kehadiran ayah dalam momen-momen penting pendidikan anak memiliki makna yang lebih dari sekadar simbolis.

Baca Juga:  Lutim Gelar Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah Secara Serentak

Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional dalam keluarga sekaligus meningkatkan perhatian orang tua terhadap perkembangan pendidikan anak.

Melalui surat edaran tersebut, pemerintah daerah mengimbau seluruh instansi dan satuan pendidikan untuk mendukung pelaksanaan GEMAR dan GAMAS di wilayah masing-masing.

Orang tua atau wali laki-laki yang memiliki anak usia sekolah didorong untuk hadir saat pengambilan rapor maupun mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.

Bagi ayah yang berhalangan hadir, peran tersebut dapat diwakilkan oleh anggota keluarga laki-laki lainnya seperti saudara laki-laki, paman, atau kakek.

Kebijakan ini bertujuan memastikan anak tetap mendapatkan dukungan dan perhatian dari figur laki-laki dalam lingkungan keluarga.

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta seluruh OPD, kecamatan, dan satuan pendidikan untuk mempublikasikan pelaksanaan program tersebut melalui berbagai kanal komunikasi resmi, baik media cetak, media elektronik, maupun media sosial.

Baca Juga:  Deklarasi Sekolah Bersinar, Bupati Lutim Tegaskan Perang terhadap Narkoba

Dokumentasi kegiatan berupa foto, video, maupun testimoni juga diharapkan dapat dibagikan sebagai bagian dari kampanye penguatan peran ayah dalam pengasuhan anak.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberikan dispensasi keterlambatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan Gemar dan Gamas sesuai ketentuan yang berlaku di masing-masing instansi.

Program Gemar dan Gamas merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga melalui peningkatan keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

Kehadiran ayah dalam pendidikan diyakini tidak hanya berdampak pada prestasi akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter, rasa percaya diri, serta kesehatan mental anak.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap tercipta budaya pengasuhan yang lebih kolaboratif antara ayah dan ibu, sehingga anak-anak tumbuh dalam lingkungan keluarga yang harmonis dan mendukung perkembangan mereka secara optimal. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.