Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, menggelar pertemuan terkait Audit Maternal Perinatal Surveilans dan Respons (AMP-SR) triwulan II tahun 2026, di Aula Dinas Kesehatan Luwu Timur, Kamis (18/06/2026).
dr. Mochammad Novad A., Sp.OG, dari RS Inco Sorowako, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
“Selain itu, juga untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Kabupaten Luwu Timur,” kata dr. Mochammad Novad.
Dalam pertemuan tersebut, kata dr. Novad, peserta melakukan kajian terhadap kasus maternal dan perinatal yang terjadi selama periode triwulan II tahun 2026.
Sementara itu, dr. Misjunaling Palayakun, Sp.A dari RSUD I Lagaligo, mengtakan, kajian ini dilakukan juga untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kematian ibu dan bayi.
“Tentu sekaligus juga merumuskan rekomendasi perbaikan pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan,” kata dr. Misjunaling.
Melalui kegiatan AMP-SR, kata dr. Misjunaling, diharapkan koordinasi antara rumah sakit, puskesmas, dan pemangku kepentingan terkait semakin kuat sehingga upaya pencegahan kematian ibu dan bayi dapat dilakukan secara lebih efektif.
“Hasil kajian yang diperoleh akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Luwu Timur,” tutupnya.
Kegiatan ini diikuti oleh Tim Sekretariat AMP-SR RSUD I Lagaligo serta enam bidan koordinator dari Puskesmas Burau, Wotu, Tomoni, Angkona, Malili, dan Bantilang. (*/)







