Wagub Sulsel Resmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Maros

oleh -156 Dilihat
oleh
Wagub Sulsel Resmikan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Maros
Senyum bahagia menghiasi wajah warga Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu, 3 Juni 2026.

Maros, Kabartanaluwu.id – Senyum bahagia menghiasi wajah warga Desa Bontomanurung dan Desa Bontomatinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu, 3 Juni 2026.

Penantian panjang selama puluhan tahun akhirnya terjawab melalui hadirnya Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang kini menghubungkan dua wilayah tersebut.

Sebelum jembatan dibangun, warga kerap mengalami kesulitan saat debit Sungai Palakai meningkat pada musim hujan. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan petani, sering terkendala.

Peresmian jembatan yang dibangun melalui kolaborasi TNI Angkatan Darat bersama pemerintah daerah dan masyarakat itu dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Bupati Maros Chaidir Syam, unsur Forkopimda, serta masyarakat setempat.

Hj Rahma, warga Bontomanurung, mengaku sangat bersyukur atas hadirnya jembatan tersebut. Menurutnya, masyarakat selama bertahun-tahun harus menyeberangi sungai dengan berbagai keterbatasan.

“Selama puluhan tahun kami menunggu. Dulu anak-anak harus menyeberang air, bahkan menggunakan gondola. Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena masyarakat merasa sangat terbantu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur dan Wagub Sulsel Tinjau Progres Jalan di Sidrap, Ruas Pangkajene-Rappang Dipacu Rampung

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pangdam XIV/Hasanuddin beserta seluruh jajaran TNI Angkatan Darat yang berhasil menghadirkan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih bagi masyarakat Tompobulu.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar TNI Angkatan Darat, khususnya Pangdam XIV/Hasanuddin beserta seluruh jajaran yang telah menghadirkan Jembatan Perintis Garuda untuk masyarakat Tompobulu,” ujar Fatmawati.

Menurut Fatmawati, jembatan tersebut bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi jembatan harapan yang membuka akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur fisik. Ini adalah jembatan harapan bagi masyarakat,” Katanya.

Fatmawati juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mengawal berbagai program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sinergi bersama TNI, pemerintah kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Waspada! Penipu Catut Nama Wagub Sulsel Lewat WhatsApp

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI, Bangun Nawoko menyebut pembangunan jembatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian negara kepada masyarakat yang tinggal di wilayah dengan akses terbatas.

Ia mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun masyarakat harus menghadapi berbagai risiko saat menyeberangi sungai, terutama ketika musim hujan tiba.

“Hari ini dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, mudah-mudahan bahaya itu tidak lagi mengintai anak-anak kita, emak-emak kita, dan seluruh masyarakat setiap saat,” ujar Pangdam.

Mayjen TNI Bangun Nawoko juga memberikan apresiasi kepada para prajurit yang bekerja di lapangan dan masyarakat yang bergotong royong hingga jembatan tersebut dapat diselesaikan.

Bupati Maros Chaidir Syam turut menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XIV/Hasanuddin dan seluruh jajaran TNI yang telah menghadirkan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat Tompobulu.

“Jembatan ini akan memberi manfaat luar biasa bagi masyarakat. Anak-anak kini dapat bersekolah dengan lebih aman, masyarakat lebih mudah menuju kebun, dan aktivitas ekonomi akan semakin berkembang,” kata Chaidir.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat mobilitas warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara bertahap melalui peningkatan akses distribusi hasil pertanian dan aktivitas masyarakat.

Peresmian Jembatan Perintis Garuda Merah Putih menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.