ASN Puskesmas Tomtim Diminta Pahami Empat Pilar Pelayanan Kesehatan

oleh -276 Dilihat
oleh
ASN Puskesmas Tomtim Diminta Pahami Empat Pilar Pelayanan Kesehatan

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – ASN di wilayah Puskesmas Tomoni Timur (Tomtim) diminta agar disiplin, profesional, serta memahami empat pilar pelayanan kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Puskesmas Tomoni Timur yang dihadiri Kepala Puskesmas, Deli Gustin beserta seluruh jajaran, Senin (20/04/2026).

Dalam arahannya, Camat tomoni Timur  menekankan bahwa kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) menjadi fondasi utama dalam menjaga mutu layanan.

“Pelayanan kesehatan harus dilaksanakan secara optimal dengan mengedepankan prinsip Senyum, Salam, dan Sapa. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pelayanan yang ramah, cepat, dan tepat,” kata Yulius.

Baca Juga:  Enam Puskesmas di Lutim Raih Juara di Jampusnas 2025

Selain itu, Yulius menegaskan pentingnya memahami dan mengimplementasikan empat pilar utama dalam pelayanan kesehatan, yakni promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

“Tenaga kesehatan harus mampu menjalankan fungsi promotif dan preventif secara maksimal, tanpa mengabaikan layanan kuratif dan rehabilitatif. Pendekatan ini penting untuk mewujudkan masyarakat yang sehat secara menyeluruh,” tegasnya.

Lebih lanjut, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi perhatian.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi, tenaga kesehatan dituntut untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu memberikan layanan yang efektif, efisien, dan berbasis teknologi,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Lutim Resmikan ILP di Puskesmas Desa Nikkel

Camat juga mendorong seluruh jajaran untuk mendukung kepemimpinan Kepala Puskesmas melalui inovasi dan terobosan program dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Dalam aspek lingkungan pelayanan, seluruh fasilitas kesehatan, termasuk puskesmas pembantu (pustu) di desa, diingatkan untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kerapihan guna menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman dan sehat.

Selain itu, Camat mengimbau agar setiap permasalahan internal diselesaikan melalui mekanisme organisasi, serta menghindari penyampaian keluhan di media sosial.

“Sebaliknya, media sosial diharapkan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan lingkungan, seluruh ASN juga didorong untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah melalui kepemilikan rekening bank sampah. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.