Wagub Sulsel Perkuat UMKM Perempuan Wajo, Bangun Ekonomi Keluarga Berbasis Budaya

oleh -194 Dilihat
oleh
Wagub Sulsel Perkuat UMKM Perempuan Wajo, Bangun Ekonomi Keluarga Berbasis Budaya
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meninjau langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan bagi perempuan di Kabupaten Wajo, Rabu (08/04/2026).

Wajo, Kabartanaluwu.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, meninjau langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Keterampilan bagi perempuan di Kabupaten Wajo, Rabu (08/04/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung PKK, Jalan Ahmad Yani, tersebut diikuti puluhan peserta dari kelompok perempuan dan pelaku UMKM lokal.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempekuat pemberdayaan perempuan serta penguatan ekonomi keluarga berbasis kearifan lokal.

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ia menilai pelatihan keterampilan seperti pembuatan bosara—wadah sajian khas Bugis—tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Dorong UMKM Tenun Emas Sidrap Naik Kelas, Wagub Sulsel Bidik Pasar Lebih Luas

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian. Karena itu, pelatihan seperti ini harus berkelanjutan dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, lanjutnya, juga mendorong agar produk UMKM perempuan dapat terhubung dengan pasar digital dan jejaring pemasaran yang lebih luas guna meningkatkan daya saing.

Selain penguatan ekonomi, Fatmawati turut mendorong implementasi Program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan bersama dalam menjaga lingkungan.

Ia meminta pemerintah daerah hingga tingkat desa mengaktifkan bank sampah dan TPS 3R, serta membangun kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

“Budaya bersih harus dimulai dari individu. Pemerintah akan hadir dengan dukungan sarana, tetapi kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” tegasnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kompetensi SDM UMKM, Pemkot Palopo Gelar Pelatihan Kewirausahaan

Fatmawati juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Wajo dalam menurunkan angka stunting hingga 20,5 persen, yang berada di bawah rata-rata provinsi. Capaian tersebut menjadi indikator positif dari kolaborasi lintas sektor dalam penanganan stunting di daerah.

Di sisi lain, ia menyoroti masih tingginya angka pernikahan usia dini di Wajo sebagai tantangan dalam peningkatan indeks pemberdayaan gender.

Dalam kesempatan tersebut, Fatmawati Rusdi juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa puluhan paket peralatan pembuatan bosara, alat cup sealer, dan cooler box untuk mendukung pengembangan UMKM perempuan.

Sementara itu, Bupati Wajo, Andi Rosman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Gubernur di tengah agenda yang padat. Ia menyebut kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah Provinsi. Kehadiran Ibu Wakil Gubernur menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan perempuan,” ujarnya.

Usai kegiatan, Fatmawati Rusdi melanjutkan kunjungan ke Pusat Pertenunan Sutera Losari Silk di Jalan Andi Baso untuk melihat langsung potensi unggulan Wajo sebagai daerah penghasil sutra. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.