Pemkab Luwu Dorong Penanaman Pohon Produktif dan Pengelolaan Sampah Terpadu

oleh -211 Dilihat
oleh
Pemkab Luwu Dorong Penanaman Pohon Produktif dan Pengelolaan Sampah Terpadu
Bupati Luwu, Patahudding, menerima kunjungan silaturahim Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Irawan Asa’ad, di ruang kerja Bupati Luwu, Selasa (07/04/2026).

Luwu, Kabartanaluwu.id – Bupati Luwu, Patahudding, menerima kunjungan silaturahim Direktur Mobilisasi Sumber Daya Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup, Irawan Asa’ad, di ruang kerja Bupati Luwu, Selasa (07/04/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Luwu memaparkan sejumlah program strategis pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui penanaman pohon produktif di berbagai titik, termasuk di ruas jalan dan wilayah rawan longsor.

Ia menjelaskan, jenis tanaman yang dipilih adalah tanaman buah agar memiliki nilai manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi upaya pencegahan penebangan liar.

Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan penanaman pohon durian di sela kebun cengkeh guna memperkuat struktur tanah, mengingat akar tanaman cengkeh dinilai kurang kuat dalam menahan longsor.

Baca Juga:  Luwu Siapkan Lahan Cetak Sawah dan Perbaikan Irigasi

“Kami sengaja memilih tanaman buah agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya sekaligus mendorong kesadaran menjaga lingkungan. Termasuk penanaman durian di kebun cengkeh untuk membantu mengikat tanah,” ujar Patahudding.

Selain program penghijauan, pertemuan tersebut juga membahas pengelolaan sampah yang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Luwu. Bupati menegaskan pentingnya sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Irawan Asa’ad menyampaikan bahwa pihaknya mendapat tugas untuk mendampingi 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, termasuk Luwu, dalam pengendalian perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan.

Ia menjelaskan, salah satu fokus saat ini adalah implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), yang merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2026.

“Terkait pengelolaan sampah, kami mendorong penanganan dari hulunya, mulai dari pemilahan sampah di rumah tangga, penerapan konsep 3R, serta penguatan bank sampah di masyarakat,” jelas Irawan.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Bupati Luwu Turun Langsung Cek Harga Bahan Pokok di Pasar

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Muh. Rudi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Erham, Kepala Bappelitbangda Moch. Arsal Arsyad, Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Usdin, serta Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Supriadi.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Luwu. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.