Ratusan Petugas Kebersihan Terima Bingkisan Lebaran dari Bupati Lutim

oleh -386 Dilihat
oleh
Ratusan Petugas Kebersihan Terima Bingkisan Lebaran dari Bupati Lutim
Di halaman rumah pribadi Bupati Luwu Timur, tenda sederhana berdiri, menaungi ratusan wajah yang datang dengan harap. Para petugas kebersihan, mereka yang selama ini bekerja dalam diam, jauh dari sorotan.

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Hari itu, langit di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, terasa lebih teduh dari biasanya.

Di halaman rumah pribadi Bupati Luwu Timur, tenda sederhana berdiri, menaungi ratusan wajah yang datang dengan harap. Para petugas kebersihan, mereka yang selama ini bekerja dalam diam, jauh dari sorotan.

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana yang tercipta bukan sekadar seremoni. Ada kehangatan yang mengalir, ada rasa dihargai yang selama ini mungkin jarang mereka rasakan.

Satu per satu, para petugas kebersihan maju. Dengan seragam kerja yang masih melekat rompi oranye, sepatu lusuh, dan tangan yang terbiasa memungut sisa-sisa kehidupan kota, mereka menerima bingkisan lebaran.

Namun lebih dari itu, mereka menerima sesuatu yang jauh lebih berharga. Pengakuan.

Baca Juga:  Oma Intan Senang, Kartu Lansia Ibas-Puspa Ringankan Beban Hidup

Di hadapan mereka, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati, Puspawati Husler, berdiri bukan sebagai pejabat, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar yang sama.

Seorang petugas perempuan tampak menunduk haru saat menerima bingkisan. Tangannya menggenggam erat paket berwarna merah, sementara matanya tak mampu menyembunyikan rasa syukur.

Di sudut lain, seorang tukang ojek tersenyum lebar, seolah beban hidupnya hari itu terasa sedikit lebih ringan.

“Jangan melihat dari nilainya. Lihatlah ini sebagai bentuk kebersamaan kita,” ujar Irwan Bachri Syam dengan suara tenang namun penuh makna.

Kalimat itu sederhana, tetapi terasa dalam. Sebab bagi mereka yang setiap hari bergelut dengan sampah dan debu jalanan, perhatian seperti ini bukan hal biasa.

Para petugas kebersihan sering kali hadir saat kota masih terlelap, dan tetap bekerja ketika sebagian orang menikmati hari libur.

Baca Juga:  Jemput Bola dalam Penyaluran Kartu Lansia, Wabup Lutim Diapresiasi Warga

Mereka adalah yang pertama menyapa pagi, dan yang terakhir meninggalkan jalanan. Namun, nama mereka jarang disebut.

Hari itu berbeda. Di halaman rumah itu, mereka dipanggil, disambut, dan dihargai.

Irwan bahkan menyebut mereka sebagai “roh daerah” sebuah pengakuan yang mengangkat martabat profesi yang kerap dipandang sebelah mata.

Ia mengingatkan agar tidak ada satu pun dari mereka yang merasa rendah diri. “Ini pekerjaan mulia,” tegasnya.

Dan mungkin, untuk pertama kalinya, kalimat itu benar-benar terasa sampai ke hati mereka.

Tak hanya sekadar berbagi bingkisan, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan emosional antara pemimpin dan masyarakatnya. Tidak ada jarak, tidak ada sekat. Yang ada hanyalah senyum, jabat tangan hangat, dan doa yang diam-diam dipanjatkan.

Baca Juga:  Resmi! Program Kartu Lansia di Lutim Mulai Disalurkan

Di tengah riuhnya pembagian paket, terlihat bagaimana interaksi kecil justru menyimpan makna besar, tatapan mata penuh terima kasih, genggaman tangan yang erat, hingga tawa ringan yang memecah suasana.

Lebaran memang selalu tentang pulang. Namun bagi para petugas kebersihan ini, momen di halaman rumah bupati itu terasa seperti “pulang” dalam arti yang berbeda, pulang pada rasa dihargai, diakui, dan dianggap penting.

Di akhir acara, harapan pun disematkan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan mereka. Mulai dari insentif hingga fasilitas kerja yang lebih layak.

Namun, bagi mereka, mungkin yang paling membekas bukanlah janji itu.

Melainkan momen sederhana ketika mereka dipanggil ke depan, disapa dengan hangat, dan diberi bingkisan sambil tersenyum.

Karena pada akhirnya, Idulfitri bukan hanya tentang kemenangan. Tapi tentang bagaimana kita saling memanusiakan.

Dan di halaman rumah itu, hari itu, kemanusiaan terasa begitu nyata. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.