Kapal Diduga Kena Rudal di Selat Hormuz, Warga Luwu Menunggu Kabar Sirajuddin

oleh -2 Dilihat
oleh
Kapal Diduga Kena Rudal di Selat Hormuz, Warga Luwu Menunggu Kabar Sirajuddin
Warga Kabupaten Luwu khususnya warga Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, mengaku terpukul setelah mengetahui salah satu warganya, Sirajuddin, diduga menjadi korban serangan di Selat Hormuz, Timur Tengah. (foto: ist)

Luwu, Kabartanaluwu.id – Warga Kabupaten Luwu khususnya warga Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, mengaku terpukul setelah mengetahui salah satu warganya, Sirajuddin, diduga menjadi korban serangan di Selat Hormuz, Timur Tengah.

Warga Luwu ini diketahui bekerja sebagai chief engineer di kapal tugboat Musaffah II yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Kepala Desa Temboe, Abdul Aziz Tajuddin, mengatakan, kabar tersebut pertama kali Ia ketahui pada Jumat (06/03/2026) setelah istri Sirajuddin datang langsung ke kantor desa.

“Saya mengetahui informasi itu pada hari Jumat. Kebetulan istrinya datang langsung ke kantor desa menyampaikan kepada saya dan meminta tolong agar dilaksanakan doa bersama dengan jamaah setelah selesai salat Jumat,” kata Abdul Aziz saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga:  Kepala Daerah dan DPRD se-Tana Luwu Sepakat Perjuangkan DOB Provinsi Luwu Raya

Menanggapi permintaan tersebut, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan pengurus masjid agar jamaah tetap berada di masjid setelah salat Jumat.

“Semua jamaah saya arahkan untuk tinggal sebentar setelah selesai salat Jumat. Kami melaksanakan doa bersama karena ada informasi bahwa keluarga kita bernama Sirajuddin terkena musibah pada kapalnya,” ucapnya.

Warga Kaget Dengar Kapal Terkena Rudal Aziz mengatakan informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan kapal tempat Sirajuddin bekerja diduga terkena serangan rudal saat berlayar di Selat Hormuz.

“Kami dengar itu kena rudal. Dari informasi-informasi yang sudah beredar begitu, disebutkan kapal itu terkena rudal,” ujarnya.

Baca Juga:  Aliansi Anak Adat Ranteballa Blokade Jalan Masuk PT. Masmindo di Luwu

Mendengar kabar tersebut, Aziz mengaku dirinya bersama warga sempat terkejut. Apalagi, Sirajuddin dikenal memiliki hubungan baik dengan masyarakat setempat dan sebagian warga masih memiliki hubungan kekerabatan dengannya.

“Jelas kami sempat syok, apalagi Pak Sirajuddin ini termasuk keluarga juga. Hubungan silaturahminya dengan kami sangat baik,” tuturnya.

Keluarga Menunggu Kepastian Kabar Aziz berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan kepastian mengenai kondisi Sirajuddin.

Menurutnya, hingga kini informasi yang diterima keluarga maupun masyarakat masih simpang siur sehingga menimbulkan kecemasan.

“Harapan kami dari pemerintah desa mudah-mudahan secepatnya didapatkan informasi yang sebenarnya. Karena sekarang ini informasinya masih simpang siur,” ungkap Aziz. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.