Malam Nuzulul Qur’an di Lutim, Bupati Ajak Bumikan Nilai Al-Qur’an

oleh -33 Dilihat
oleh
Malam Nuzulul Qur’an di Lutim, Bupati Ajak Bumikan Nilai Al-Qur’an
Malam peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kabupaten Luwu Timur 1447 H / 2026 M mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an, Inspirasi Perubahan Menuju Daerah yang Berkah” berlangsung dengan khidmat di Masjid Babul Khaer, Desa Puncak Indah, Malili, Jumat malam (06/03/2026).

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Malam peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kabupaten Luwu Timur 1447 H / 2026 M mengusung tema “Cahaya Al-Qur’an, Inspirasi Perubahan Menuju Daerah yang Berkah” berlangsung dengan khidmat di Masjid Babul Khaer, Desa Puncak Indah, Malili, Jumat malam (06/03/2026).

Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam masjid, menambah kekhusyukan masyarakat yang hadir untuk mengenang peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Suasana malam Ramadan itu dipenuhi nuansa spiritual. Jamaah dari berbagai kalangan larut dalam lantunan tilawah yang menghadirkan ketenangan sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Baca Juga:  Peringatan Nuzulul Qur'an, Firmanza Imbau Masyarakat Galakkan Baca Qur'an

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan harapannya kepada para pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang baru dilantik, agar dapat menjadi penggerak dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Saya berharap petugas-petugas LPTQ yang telah dilantik benar-benar mampu membumikan Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat senantiasa hadir pdalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” kata Irwan Bachri Syam.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Deka Permadi.

Baca Juga:  Peringati Nuzulul Qur'an, Ini Harapan Pemkot Palopo

Dalam tausiyahnya, Ustadz Deka Permadi menyampaikan bahwa barangsiapa yang membaca dan menghafal Al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada sepuluh keluarganya di yaumul qiyamah (keberkahan Al-Qur’an).

Ia turut mengingatkan tentang riwayat hadis yang menyebutkan bahwa pada hari kiamat terdapat empat golongan manusia yang tidak merasakan hisab, yaitu orang yang wafat di jalan Allah (fisabilillah), haji yang mabrur, orang kaya yang dermawan, serta ulama yang mengamalkan ilmunya.

Mereka, lanjutnya, akan ditempatkan di depan pintu surga sebagai bentuk kemuliaan dari Allah SWT.

Peringatan malam Nuzulul Qur’an ini pun menjadi momentum bagi masyarakat Luwu Timur untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menjadikannya cahaya kehidupan sekaligus inspirasi perubahan menuju daerah yang penuh keberkahan.

Kegiatan ini turut dihadiri Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah dan Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama, para ASN, serta masyarakat Kecamatan Malili. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.