Lomba Inovasi Daerah, Camat Tomoni Timur Paparkan Aplikasi Si Cakap

oleh -424 Dilihat
oleh
Lomba Inovasi Daerah, Camat Tomoni Timur Paparkan Aplikasi Si Cakap
Lomba inovasi daerah Kabupaten Luwu Timur 2025 yang digelar di Wisma Trans Malili, Jumat (14/11/2025), menjadi ajang unjuk kreativitas bagi 29 inovator dari berbagai organisasi perangkat daerah.

Luwu Timur, Kabartanaluwu.id – Lomba inovasi daerah Kabupaten Luwu Timur 2025 yang digelar di Wisma Trans Malili, Jumat (14/11/2025), menjadi ajang unjuk kreativitas bagi 29 inovator dari berbagai organisasi perangkat daerah.

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian datang dari Camat Tomoni Timur, Yulius, dengan Inovasi yang diberi nama Sistem Camat Kelola Agenda Publik (Si Cakap).

Acara dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dengan menghadirkan tim penilai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) II Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar, akademisi, praktisi, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur baik secara online maupun offline.

Dalam presentasinya, Camat Tomoni Timur, Yulius, menuturkan, Si Cakap lahir dari kebutuhan pemerintah kecamatan untuk bekerja lebih efektif, efisien, dan transparan.

Baca Juga:  Bupati Lutim Minta Setiap OPD Harus Selalu Berinovasi

Kecamatan Tomoni Timur yang memiliki 19 ribu penduduk dengan 8 desa, 24 dusun, dan 75 RT, kata Yulius, menghadapi kompleksitas birokrasi yang kerap menimbulkan tumpang tindih agenda, keterlambatan informasi, hingga lemahnya dokumentasi.

“Si Cakap hadir sebagai solusi digital, agar agenda camat tercatat rapi, bisa diakses perangkat desa maupun masyarakat, serta memperkuat koordinasi lintas sektor,” kata Yulius.

Yulius menambahkan, Si Cakap adalah inovasi berbasis Google Calendar yang memungkinkan jadwal camat dipublikasikan secara real time melalui kalender bersama, WhatsApp Group, dan website resmi kecamatan Tomoni Timur.

“Sistem ini tidak membutuhkan biaya tambahan, namun mampu menghemat anggaran ATK kantor,” katanya.

Baca Juga:  Indeks Inovasi Daerah Tahun 2022, Luwu Utara Masuk Kategori Kabupaten Inovatif

Sejak diimplementasikan pada pertengahan 2024, lanjut Yulius, Si Cakap membawa sejumlah perubahan antara lain, efisiensi waktu kerja meningkat 30 persen, perangkat desa dapat mengetahui jadwal camat.

Slaain itu, ujaar Yulius, masyarakat juga lebih mudah memantau kegiatan camat, meningkatkan kepercayaan publik dan sistem kerja kecamatan dan desa menjadi lebih terstruktur dan akuntabel.

“Ke depan, Si Cakap berpeluang dikembangkan menjadi aplikasi mobile, diintegrasikan dengan laporan bulanan camat, serta direplikasi ke seluruh kecamatan di Luwu Timur,” jelasnya.

Si Cakap, menurut Yulius, menjadi bukti bahwa digitalisasi birokrasi bisa diwujudkan dengan biaya nol rupiah, namun berdampak besar pada transparansi dan efektivitas kerja.

“Semoga inovasi ini dapat direplikasi dan menjadi contoh transformasi digital di tingkat kecamatan se-Luwu Timur,” tutup Yulius. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.