Peringati Hardiknas, Pejabat Kota Palopo Kompak Pakai Baju Adat

oleh -1019 Dilihat
oleh
Peringati Hardiknas, Pejabat Kota Palopo Kompak Pakai Baju Adat
Pj. Wali Kota Palopo, Firmanza DP, menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jum'at, (02/05/2025) yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Palopo.

PALOPO, KABARTANALUWU.ID – Pj. Wali Kota Palopo, Firmanza DP, menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jum’at, (02/05/2025) yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Palopo.

Upacara Hardiknas itu diikuti oleh Unsur Forkopimda Kota Palopo, dan Pj. Ketua TP PKK Kota Palopo, bersama para kepala sekolah serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pelajar dari jenjang SD, SMP, Kota Palopo yang mengenakan pakaian adat.

Dalam peringatan Hardiknas itu, turut dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, dengan Dinas Pendidikan Kota Palopo dan penyerahan ertifikat penghargaan sekolah sehat.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas 2024, Asrul Sani: Lanjutkan Gerakan Merdeka Belajar

Kerjasama tersebut terkait pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi menuju Kota Palopo bersih narkoba.

Dalam kesempatan itu, Pj. Wali Kota Palopo, Firmanza DP, membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti.

Dalam pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Hardiknas disebut sebagai momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga:  Tenaga Pendidik di Lutim dapat Kado dari Bupati pada Peringatan Hardiknas 2025

“Pendidikan adalah hak setiap warga negara tanpa membeda-bedakan ras, suku, agama, golongan, maupun latar belakang ekonomi. Tidak boleh ada diskriminasi dalam akses terhadap pendidikan,” kata Firmanza saat membacakan pidato resmi Memendikdasmen.

Firmanza menambahkan, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Pemerintah pusat, kata Firmanza, berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana, pengembangan pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas guru.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas, Pemkab Lutim Komitmen Cerdaskan Kehidupan Bangsa

“Presiden bertekad memajukan pendidikan dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan para guru,” ujarnya.

Dalam pidato tersebut juga disampaikan bahwa guru diharapkan menjadi agen pembelajaran sekaligus agen peradaban.

Mereka tidak hanya bertindak sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai mentor dan konselor bagi siswa. “Guru adalah orang tua kedua yang mendampingi murid dalam suka dan duka serta memandu mereka meraih cita-cita,” lanjutnya.

Diketahui, sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menjalankan sejumlah langkah untuk meningkatkan mutu pendidikan, antara lain perbaikan tata kelola, pembinaan guru, serta penguatan kurikulum.

Program-program baru seperti Pembelajaran Mendalam (deep learning), Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) akan diterapkan secara bertahap di seluruh Indonesia. (*/)

No More Posts Available.

No more pages to load.