PALOPO – Forum Peduli Daerah Tertinggal (FPDT), berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Palopo, menggelar sunatan massal di Kelurahan Kambo, Minggu (07/07).
Kegiatan ini digagas FPDT dan pemuda Kambo, guna memberi kemudahan kepada anak-anak yang belum melakukan sunat.
Ketua RW 03 Kelurahan Kambo, Robby, mengaku sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat membantu. Hanya saja, waktunya yang berdekatan dengan jadwal masuk sekolah, jadi pesertanya agak kurang,” kata Robby.
Robby berharap, kegiatan seperti ini kembali dilakukan di waktu mendatang. “Semoga ke depan, dilakukan lagi kegiatan serupa,” katanya.
Sementara itu, Cesa, salah satu perwakilan Forum Peduli Daerah Tertinggal (FPDT) mengatakan, ada 11 orang anak yang mengikuti sunatan massal ini.
“Alhamdulillah, hari ini ada 11 anak yang mengikuti kegiatan sunatan massal ini,” kata Cesa kepada kabartanaluwu.id.

Cesa menambahkan, ke depan pihaknya berencana akan kembali melakukan kegiatan serupa dengan melihatkan lebih banyak peserta lagi.
“InsyaAllah ke depan kita akan atur kesiapan dari pihak IDI dengan jadwal libur anak sekolah. Dengan begitu, kita berharap lebih banyak lagi yang berpartisipasi,” katanya.
Untuk diketahui, Forum Peduli Daerah Tertinggal (FPDT) banyak melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan menyasar wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Dalam waktu dekat, FPDT akan melakukan kegiatan sosial lainnya yakni pembangunan sarana fasilitas umum berupa MCK di Kelurahan Tandung, Kecamatan Peta, Kota Palopo. (*/may)






