MESIR – Tim Palang Merah Indonesia (PMI) untuk Misi Kemanusiaan Gaza, mendistribusikan kursi roda dan kruk kepada pasien korban konflik Gaza yang dirawat di Rumah Sakit Palestina, Mesir.
Ketua Tim PMI untuk Misi Kemanusiaan Gaza, Arifin Muh Hadi, mengatakan, bantuan ini diharapkan meringankan penderitaan para korban konflik Gaza yang mengalami patah tulang pada paha, tungkai kaki, maupun tulang belakang.
“Kursi roda merupakan kebutuhan mendesak yang kami temukan saat kami melakukan asesmen di sejumlah rumah sakit,” kata Arifin.
Arifin menjelaskan, kondisi pasien sangat memerlukan dukungan kursi roda untuk membantu pergerakan dan mobilitas pasien.
“Baik saat dirawat maupun saat mereka nanti melakukan rawat jalan,” jelas Arifin.
Sementara itu Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Tim PMI, Ridwan Sobri Carman, mengatakan, selain kursi roda, PMI juga memberikan bantuan kruk untuk pasien dengan kondisi alat gerak kakinya perlu penopang di saat jalan.
“Kami sangat tersentuh dengan cerita duka para pasien dengan kondisi yang kedua kakinya mengalami trauma parah. Ada pasien yang satu kakinya patah tulang, dan kaki lainnya mengalami luka bakar stadium 3,” jelas Ridwan.
“Sudah tentu mereka perlu kursi roda dan kruk sebelum sembuh total patah tulangnya,” tukasnya.
Kondisi konflik yang terus berlanjut di Gaza menyebabkan peningkatan masif
jumlah korban yang terluka, patah tulang dan luka bakar.
Menurut data Statistik UNICEF yang dilansir laporan resmi dari Bulan Sabit Merah Palestina, setidaknya 1.000 anak telah diamputasi anggota tubuhnya tanpa anestesi hingga saat ini.
Jumlah total warga Palestina yang terluka dan kasus medis lainnya yang dievakuasi sejak 7 Oktober merupakan persentase dari jumlah korban cedera yang dilaporkan.
Ini setara dengan 500 orang, sementara tambahan 8.000 dari 50.897 orang yang
dilaporkan terluka memerlukan intervensi medis segera, termasuk penanganan segera korban yang mengalami trauma dan patah tulang.
Tim PMI di Mesir terus melakukan assessment dan rencananya akan mengunjungi rumah sakit-rumah sakit lainnya untuk melihat kebutuhan bagi para korban terluka, termasuk bantuan kursi roda dan kruk.
Selama bertugas di Mesir, Tim PMI terus berkoordinasi dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC), KBRI Mesir, serta beberapa pihak terkait lainnya. (*/may)

